KOMPUTER

"Kenali PC Anda"

Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2016

Teknik dan Cara Membuat User Hotspot MikroTik


Setelah kita sudah mengaktifkan fitur Hotspot MikroTik, sekarang kita akan membuat username hotspot yang akan digunakan untuk login agar bisa mengakses koneksi internet. Di manajemen user hotspot mikrotik kita bisa membuat beberapa user dengan beberapa opsi/batasan.


Dalam artikel ini saya coba mencontohkan membuat user hotspot mikrotik dengan beberapa batasan dengan menggunakan manajemen user hotspot internal mikrotik.

Cara Membuat Username dengan Limitasi Bandwidth/Kecepatan Internet

Anggap saja kita akan membuat batasan kategori user hotspot sebagai berikut :
  • Kategori user VIP, dengan batasan kecepatan koneksi internet Download 1Mbps dan Upload 384Kbps.
  • Kategori user Gold, dengan batasan kecepatan koneksi internet Download 512Kbps dan Upload 256Kbps.
  • Kategori user Silver, dengan batasan kecepatan koneksi internet Download 256Kbps dan Upload 128Kbps.



Yang pertama kita lakukan adalah membuat User Profile pada hotspot mikrotik kita, untuk setting limitasi masing-masing kategori User.



# jun/30/2014 14:33:16 by RouterOS 5.26


# Adam Rachmad - http://adamonline.web.id

/ip hotspot user profile

add advertise=no idle-timeout=none keepalive-timeout=2m name=VIP \

open-status-page=always rate-limit=512k/1m shared-users=1 \

add advertise=no idle-timeout=none keepalive-timeout=2m name=Gold \

status-autorefresh=1m transparent-proxy=yes

status-autorefresh=1m transparent-proxy=yes

open-status-page=always rate-limit=256k/512k shared-users=1 \

open-status-page=always rate-limit=128k/256k shared-users=1 \

add advertise=no idle-timeout=none keepalive-timeout=2m name=Silver \

status-autorefresh=1m transparent-proxy=yes





Di Winbox akan terlihat seperti ini IP > Hotspot > User Profiles :
Username dengan Limitasi Bandwidth/Kecepatan Internet



Setelah itu baru kita buat username dan password untuk kategori user hotspot yang barusan kita buat.

# jun/30/2014 14:33:16 by RouterOS 5.26


# Adam Rachmad - http://adamonline.web.id

/ip hotspot user

add disabled=no name=udin password=123456 profile=VIP server=hotspot1

add disabled=no name=petot password=123456 profile=Gold server=hotspot1

add disabled=no name=jiung password=123456 profile=Silver server=hotspot1



Di menu IP > Hotspot > Users terdapat opsi konfigurasi user / password klien kita yang bisa di konfigurasi.


Tab “General
  • Server, nama server Hotspot yang diperbolehkan login untuk user.
  • NameUsername untuk login user HotSpot, jika otentikasi dengan MAC-addressdi aktifkan, di isi dengan mac address client.
  • Passwordpassword user.
  • Addressmasukan IP address yang kita tentukan untuk didapat oleh client dari server hotspot.
  • MAC Addressusername diperbolehkan untuk login hanya dari MAC Address yang ditentukan.
  • Profile, User profile yang sudah di konfigurasi di /ip hotspot user profile.
  • RoutesRouting yang ditambahkan jika client terkoneksi. Format routingnya adalah dst-address gateway metric (contoh, 192.168.1.0/24 192.168.88.1 1)
  • Email, alamat email pengguna hotspot.


Tab “Limits”
  • Limit UptimeBatas Uptime untuk klien HotSpot, client akan terputus dari HotSpot jika uptime tercapai.
  • Limit Bytes InJumlah maksimal byte (total quota download) yang dapat diterima oleh client. Client akan terputus dari HotSpot setelah batas tersebut tercapai.
  • Limit Bytes OutJumlah maksimal byte (total quota upload) yang dapat diterima oleh client. Client akan terputus dari HotSpot setelah batas tersebut tercapai.
  • Limit Bytes TotalJumlah maksimal byte (total quota download & upload) yang dapat diterima oleh client. Client akan terputus dari HotSpot setelah batas tersebut tercapai.

Untuk opsi lainnya Anda bisa mencobanya, untuk kasus ini kita hanya membatasi kecepatan internet untuk user hotspot.


Terlihat di winbox akan seperti ini IP > Hotspot > Users :
Username dengan Limitasi Bandwidth/Kecepatan Internet



Sekarang coba login dengan salah satu username passsword tersebut, contoh saya coba login dengan user hotspot “udin” kategori user hotspot VIP.



Terlihat pada gambar di atas bahwa client yang login dengan username “udin” ter limit kecepatannya disesuaikan user profile yang sebelumnya kita buat. Ini berlaku untuk user hotspot lainnya. Di winbox kita bisa lihat di Queues > Simple Queues.


Otentifikasi Login Hotspot Dengan MAC Address Komputer/Laptop Client

Disini kita akan mencoba bagaimana agar komputer/laptop client bisa login otomatis dengan identifikasi MAC Address. Jadi user hotspot tidak perlu username password untuk bisa login ke hotspot mikrotik kita. Ini berbeda dengan fitur Binding/Bypass MAC Address.


Pertama, kita set dulu Server Profilesnya agar bisa otentifikasi dengan mac, IP > Hotspot > Server Profiles > pilih profile yang anda gunakan > tab Login > centang MAC.
Login Hotspot Dengan MAC Address



Kemudian buat user IP > Hotspot > Users > add dan isi Name dngan MAC address komputer/gadget user dan tentukan User Profilesnya.
Otentifikasi Login Hotspot Dengan MAC Address



Client/user tidak akan melihat halaman login hotspot mikrotik Anda (langsung otomatis login), tapi di status hotspot mikrotik kita aktif. Dan limitasi mengikuti user profile yang kita tentukan.
Mengaktifkan MAC Login Hotspot

Cara username hanya bisa digunakan untuk login di MAC Address yang ditentukan


Anggap saja anda ingin 1 username password hanya bisa digunakan untuk login di 1 MAC Address atau di laptop/gadget tertentu (tidak bebas bisa dipakai di komputer lain), jadi komputer/laptop yang mempunyai MAC address berbeda tidak bisa menggunakan username ini.


Berikut adalah cara settingnya :

/ip hotspot user


add disabled=no mac-address=08:00:27:00:A8:E9 name=udin password=123456 profile=VIP \


server=hotspot1


Jadi username dengan nama “udin” hanya bisa digunakan di komputer/laptop yang mempunyai MAC Address (LAN Card/WiFi08:00:27:00:A8:E9. Jika digunakan di berbeda mac address akan tampil error message seperti dibawah ini :
1 MAC Address 1 Username

Cara Mengaktifkan Fitur Free Trial User Hotspot

Jika anda memberikan layanan koneksi gratis / free trial, dalam mikrotik terdapat fitur Free Trial yang bisa Anda gunakan. User tidak perlu mempunyai username password untuk mengakses koneksi internet via hotspot Anda, cukup 1 klik tombol di halaman login Anda. Fitur ini juga bisa juga digunakan hanya untuk pembatasan penggunaan/uptime internet gratis di lokasi public wifi.


Tentu saja kita tidak memberikan koneksi unlimited untuk user free trial, di mikrotik kita bisa membuat batasan berapa lama bisa terkoneksi (uptime) dan berapa lama bisa digunakan kembali (laptop/gadget yg sama) bisa menggunakan kembali layanan Free Trial (Uptime Reset) jika jatah gratisan sudah habis.


Pada winbox masuk menu IP > Hotspot > Server Profiles. Pilih server profiles yang aktif, jika menggunakan wizard (Hotspot Setup) biasanya namanya "hsprof1". Klik tab "Login" kemudian centang "Trial" untuk mengaktifkan fitur Free Trial (1).

Fitur Login Untuk Free Trial User Hotspot


(2)Opsi pada fitur trial
  • Trial Uptime Limit : Tentukan waktu gratis / free akses yang diberikan ke trial user agan untuk mencoba koneksi hotspot mikrotik agan.
  • Trial Uptime Reset : Tentukan waktu reset trial user, ini maksudnya jika trial user agan sudah memakai semua waktu yang digunakan untuk trial, trial user itu harus menunggu misalnya “1d 00:00:00” atau 24 jam dengan mac address yg sama untuk bisa kembali login menggunakan fungsi Free Trial hotspot mikrotik agan lagi. 
  • Trial User Profile : User profile yang digunakan untuk user trial.
Pada halaman login hotspot, akan muncul tombol/link untuk user Free trial : 
tombol/link untuk user Free trial

Sumber:
http://adaonline.web.id/
http"//modsldemangat.com/

Jumat, 08 April 2016

Cara Membuat (CRUD) Create, Read, Update, Delete Data Dengan PDO PHP & MYSQL


Membuat koneksi database dan membuat perintah (Tambah, Edit , Delete)
Di suatu WEB proses tampil data, input, update dan delete sering kita jumpai. Atau dalam bahasa kerennya di sebut CRUD (Creata, Read, Update, Delete) yang merupakan proses pemrograman dasar khususnya yang berkaitan dengan database. Untuk pemrograman bebasis WEB proses CRUD ini dapat dilakukan dengan kode script PHP, baik dalam proses CRUD maupun untuk mehubungkan database dengan program PHP yang kita buat.
Di pertemuan kali ini kita akan membahas tentang koneksi database menggunakan mysql improve dimana di setiap perintahnya akan di awali dengan fungsi kata mysqli Disamping itu kita juga akan mempelajari dan membuat sebuah form untuk Tampil, Tambah, Edit dan Delete. Kita akan mencoba membuat form siswa di mana form tersebut di fasilitasi perintah tambah,edit dan delete.
Terlebih dahulu buatlah database, dalam contoh ini saya menggunakan phpMyAdmin.
1. Buatlah database dengan nama sekolah.

2. Buat tabel dengan nama siswa dan isikan 4 untuk jumlah kolom yang akan dibuat.
3. Kemudian isikan ke 4 kolom yang telah dibuat tadi seperti berikut.
4. Jika sudah save dan isikan sejumlah data pada tabel siswa tersebut, Apabila langkah-langkah membuat database sudah selesai, langkah selanjutnya adalah membuat file koneksi kedatabase dan form - form yang diperlukan.
5. Terlebh dulu kita buat file yang mengoneksikan database ke file php dengan cara menuliskan kode script dibawah ini simpan dengan nama konek.php di(xampp/htdoc/latihan/config/konek.php).
<?php
$db_host = 'localhost';
$db_usn = 'root'; //nama username
$db_pwd = ''; //password jika tadak ada bisa di kosongi seperti contoh
$db_name = 'sekolah'; //nama database

$db_link = mysqli_connect($db_host,$db_usn,$db_pwd,$db_name);
if (!$db_link){
echo 'Tidak dapat terhubung ke database';
}
?>
CATATAN :
1. Disini saya menggunkan mysqli (MySQL Improve Extension) karena extensi ini dapat digunakan untuk mengakses MySQL versi 4.1 keatas. Karena jika menggunakan extensimysql_connect versi ini sudah usang sejak PHP Versi 5.5.0. Jadi sebagai gantinya, kita dianjurkan untuk menggunakan extensi pengganti, yaitu mysqli ( MySQL Improve Extension ).
6. Selanjutnya adalah membuat file yang akan menampilkan data dari tabel siswa simpan dengan nama siswa.php di (xampp/htdoc/latihan/siswa.php).
untuk membuat tabel yang menampilkan data seperti di atas, di bawah ini merupakan kode scriptnya.
<?php
include('./config/konek.php');
?>
<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1" />
<title>Untitled Document</title>
</head>

<body bgcolor="#CCCCCC">
<?php
$sql = 'select * from siswa';
$query = mysqli_query($db_link,$sql);
?>
<h2><strong><p align="center">Data Siswa SMK Media Kreatif</p></strong></h2>
<table width="807" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center">
<!--DWLayoutTable-->
<tr>
<td width="112" height="29" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">NIS</td>
<td width="176" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Nama</td>
<td width="252" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Alamat</td>
<td width="134" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Kelas</td>
<td width="133" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF"><a href="tambah.php">TAMBAH</a></td></tr>
<?php
while($data = mysqli_fetch_array($query)){
?>
<tr>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nis']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nama']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['alamat']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['kelas']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF">
|| edit || || hapus ||
</td>
</tr>
<?php
}
?>
</table>
</body>
</html>

7. Selanjutnya kita buat form untuk tambah data kita simpan dengan nama tambah.php di (xampp/htdoc/latihan/tambah.php).
berikut kode script untuk membuat form tambah data di atas.
<body bgcolor="#CCCCCC">
<h2><p align="center">TAMBAH DATA</p></h2>
<form method="post" action="aksi.php">
<table width="546" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center" bgcolor="#FFFFFF">
<!--DWLayoutTable-->
<tr>
<td width="189" height="20"> </td>
<td width="26"> </td>
<td width="331"> </td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">NIS</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input name="nis" type="text" size="10">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Nama</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input type="text" name="nama">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Alamat</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input name="alamat" type="text" size="50">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Kelas</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<select name="kelas">
<option selected="selected">--Pilih--</option>
<option>1</option>
<option>2</option>
<option>3</option>
</select>
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="42"> </td>
<td> </td>
<td><input type="submit" name="ttambah" value="TAMBAH"></td>
</tr>

</table>
</form>
</body>
CATATAN :
1. <form method="post" action="aksi.php"> disini terlihat di tag action nilainya sama dengan aksi.php, file tersebut merupakan file untuk menangkap data yang di tambahkan dan memasukkannya ke database.
untuk itulah di catatan tambah.php kita harus membuat file dengan nama aksi.php disimpan di (xampp/htdoc/latihan/aksi.php). Dan di bawah ini merupakan kodoe scriptnya.
<?php
include('config/konek.php');
if(isset($_POST['ttambah'])){ //['ttambah'] merupakan name dari button di form tambah
$nis = $_POST['nis'];
$nama = $_POST['nama'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kelas = $_POST['kelas'];

$sql = 'insert into siswa (nis,nama,alamat,kelas) values ("'.$nis.'","'.$nama.'","'.$alamat.'","'.$kelas.'")';
$query = mysqli_query($db_link,$sql);

if($query){
header('location: siswa.php'); //kode ini supaya jika data setelah ditambahkan form kembali menuju tabel data siswa
}
else{
echo 'Gagal';
}
}
?>

8. Setelah membuat file untuk tambah data selanjutnya kita buat untuk update data, buat dan simpan dengan nama edit.php di (xampp/htdoc/latihan/edit.php).
berikut kode script untuk membuat form edit.php data di atas, tapi terlebih dahulu kita buka file siswa.php dan perhatikan kode di bawah ini yang akan di tambah sedikit kode lagi.
sebelumnya =>
  <tr>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nis']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nama']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['alamat']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['kelas']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF">
|| edit || || hapus ||
</td>
</tr>
setelahnya =>
 <tr>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nis']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['nama']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['alamat']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $data['kelas']; ?></td>
<td p align="center" bgcolor="#FFFFFF">
<a href="edit.php?ni=<?php echo $data['nis'];?>" title="Edit siswa ini"> || edit || </a>
<a href="delete.php?ni=<?php echo $data['nis'];?>" onclick="return confirm('Yakin mau di hapus?');">|| hapus ||</a>
</td>
</tr>
Sesudah itu buka edit.php dan tambahkan kode berikut :
<body bgcolor="#CCCCCC">
<h2>
<p align="center">EDIT DATA
<?php
include('config/konek.php');
if(isset($_GET['ni'])){
$ni = $_GET['ni'];
$query = mysqli_query($db_link,'select * from siswa where nis = "'.$ni.'"');
$data = mysqli_fetch_array($query);
$nama = $data['nama'];
$alamat = $data['alamat'];
$kelas = $data['kelas'];
}
else{
$nama = '';
$alamat = '';
$kelas = '';
}
?>
</p></h2>
<form method="post" name="frm" action="aksi.php">
<table width="546" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF" align="center">
<!--DWLayoutTable-->
<tr>
<td width="189" height="20"> </td>
<td width="26"> </td>
<td width="331"> </td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">NIS</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle">
<input type="text" name="nis" value="<?php echo $_GET['ni']; ?>" readonly="readonly">
</td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Nama</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input type="text" name="nama" value="<?php echo $nama; ?>">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Alamat</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input name="alamat" type="text" size="50" value="<?php echo $alamat; ?>">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="27" align="right" valign="middle">Kelas</td>
<td align="center" valign="top">:</td>
<td valign="middle"><label>
<input name="kelas" type="text" size="50" value="<?php echo $kelas; ?>">
</label></td>
</tr>
<tr>
<td height="42"> </td>
<td> </td>
<td><input type="submit" name="tedit" value="EDIT"></td>
</tr>
</table>
</form>
CATATAN :
1. <form method="post" action="aksi.php"> sama seperti di form tambah disini juga terdapat tag yang sama dengan nilai atribut sama dengan aksi.php berguna untuk menangkap editan data yang sudah dilakukan user dan menampilkannya ke siswa.php
jadi kita buka file aksi.php dan tambahkan kode script berikut sebelum tag tutup php ?> kodenya adalah.
if(isset($_POST['tedit'])){
$nama = $_POST['nama'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kelas = $_POST['kelas'];
$nis = $_POST['nis'];

$sql = 'update siswa set nama="'.$nama.'", alamat="'.$alamat.'", kelas="'.$kelas.'" where nis="'.$nis.'"';
$query = mysqli_query($db_link,$sql);

if($query){
header('location: siswa.php');
}
else{
echo 'Gagal';
}
}
Cobalah fungsi update tersebut pada salah satu data

9. Langkah terakhir yaitu kita buat fungsi delete, buka lembar baru simpan dengan nama delete.php di (xampp/htdoc/latihan/delete.php).
tuliskan kode script untuk delete.php seperti berikut :
<?php
include('config/konek.php');
$ni = $_GET['ni'];

$sql = 'delete from siswa where nis="'.$ni.'"';
$query = mysqli_query($db_link,$sql);
header('location: siswa.php');
?>
Sebelum itu buka siswa.php tambahkan kode berikut pada tombol hapus hingga menjadi seperti berikut
<a href="delete.php?ni=<?php echo $data['nis'];?>" onclick="return confirm('Yakin mau di hapus?');">|| hapus ||</a>
CATATAN :
1. onclick="return confirm('Yakin mau di hapus?'); adalah kode script untuk menambahkan pesan/message box untuk meyakinkan user data ingin di hapus atau tidak.
2. header('location: siswa.php'); untuk langsung mengarahkan tampilan ke tabel siswa ketika sudah terhapus.
jika sudah selesai semua mengenai pembuatan hapus maka jika dijlankan akan tampil seperti berikut :
pertama :
kedua : muncul message box dan jika memilih OK maka datanya akan dihapus.
ketiga : data pada nis nomer 3 akan hilang
Demikianlah tahapan pembuatan perintah CRUD yang terkonek dengan database mysql, ini merupakan pejelasan dasar mengenai PHP. Dan semoga dari penjelasan singkat ini beguna bagi para pembaca semua.

SELAMAT MENCOBA DAN SUKSES
SALAM KREATIF :)
Sumber: https://media-kreatif.com

Jumat, 18 September 2015

Jaringan Dan Komunikasi Data

Mata kuliah Jaringan Komputer dan Komunikasi Data memberi pengertian dasar tentang Jaringan Komputer dan Komunikasi Data pada kehidupan sehari-hari. Agar supaya Mahasiswa memahami apa yang dimaksud mata kuliah dengan Jaringan Komputer dan Komunikasi Data baik secara teoritis maupun praktisnya, serta memahami beberapa Fungsi Komunikasi Data pada suatu kegiatan sehari-hari dan mampu menerapkan, demikian pula memahami serta dapat merencanakan suatu Jaringan Komputer yang dipergunakan serta cara kerja dari Komputer yang dipergunakan untuk menampung, menyalurkan dan menerima data. Dengan harapan mampu menerapkan Ilmu Komunikasi Data dan Jaringan Komputer ini pada aplikasi dalam kegiatan (Action) dari Manajemen Infomatika maupun Teknik Informatika bahkan sebagai suatu kata kuncinya, dan dapat mengikuti perkembangan Ilmu Jaringan Komputer dan Komunikasi Data sehingga mampu mengembangkan Ilmu yang di dapat dibangku kuliah.

 Bahan Ajar Jaringan Komunikasi Data
1. Jaringan dan Komunikasi Data
2. Dasar Komunikasi Data
3. Tranmisi Data
4. Modulasi
5. Media Tranmisi Data
6. Teknik Modulasi
7. Perangkat Keras Komunikasi Data
8. Komunikasi Paket Swiching
9. LAN.
10. Jaringan Komunikasi Data.
11. Internet dan Internetworking

Arsitektur dan Organisasi Komputer

Arsitektur Komputer mempelajari atribut ‑ atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. contoh: set instruksi, aritmetilka yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/0.
Organisasi Komputer mempelajari bagian yang terkait dengan unit‑unit operasional computer dan hubungan antara komponen sistem komputer. contoh: sinyal kontrol, interface, teknologi memori.
Materi Ajar
6. Memory
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com


“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“